Konflik Papua Memicu Kemarahan Demonstran

Banyak sekali Pro dan Kontra dalam dunia politik dan pemerintahan khususnya. Dimana akan banyak sekali pendapat yang bermunculan dari banyak sekali masyarakat ataupun pengurus pemerintahan yang bersangkutan. Papua sendiri dikenal dengan kasus-kasus yang banyak menimbulkan kekacauan dan keurusahan. Tidak main-main juga setiap masalah yang sedang terjadi sering nya diselesaikan dengan aksi demo dan arak-arakan di tempat umum.

Konflik Papua Memicu Kemarahan Demonstran

Deretan kerusuhan yang tejadi di Papua sering sekali disebabkan oleh konflik saudara yang mengharuskan masyarakat Papua saling bertikai. Perang saudara dilakukan kerena mereka memiliki banyak sekali perbedaan yang ada di masing-masing daerah yang ada di Papua. Bukan hanya itu saja kerusuhan yang terjadi di Papua, kalian sendiri pastinya dapat menyaksikan sendiri semua berita yang ada di daerah Papua yang sering terjadi disana.

Dalam artikel singkat ini kami akan memberikan kalian satu informasi yang berkaitan dengan demo yang terjadi di Papua dan telah di tayangkan dalam sebuah televisi nasional yang ada di sana. Tepatnya demo yang dilakukan tersebut berkaitan dengan kebijakan pemimpin yang ada di sana. Ribuan demonstran akan melakukan blokade jalan dan arak-arakan masa jika aspirasi mereka tidak didenangarkan.

Aksi Yang Dilakukan

Aksi Yang Dilakukan Demonstran

Dikutip dari salah satu media nasional yang ada di sana mengatakan jika para demonstran mengatakan jika dalam waktu dekat pemerintah masih belum memberikan jawaban atas aspirasi yang mereka sampaikan. Dimana aspirasi mereka diungkapkan oleh salah satu ketua dari perkumpulan organisasi kepada bagian pemerintahan yang bertugas pada kala itu. Para demonstran tidak akan segan-segan untuk melakukan aksi demo yang akan merugikan pemerintahan yang ada di sana.

Ribuan bahkan bisa mencapai jutaan orang yang umumnya berasal dari organisasi kaum pemuda akan melakukan aksi demo yang akan dilakukan disana nantinya. Demmo yang mereka lakukan adalah seputar berita yang berkaitan dengan tuntutan agar tidak mencopot Yusuf, SH, MH dari jabatan nya sebagai Kajati Papua Barat. Perwakilan masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka kali ini di wakilkan oleh dewan adat Papua (DAP) untuk wilayah Doberay yang mana mereka akan melakuan aksi demo tersebut tepatnya di depan gerbang utama Kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat di Kabupaten Manokowari pada senin (24/08).

Demontran Anak-anak Dan Perempuan

Demontran Anak-anak Dan Perempuan

Aksi ini terbilang sangat barbar dimana semua demonstran yang akan beraksi bukan hanya terdiri dari kalangan masyarakat pemuda dan lelaki saja. Para demontran mengatakan jika mereka akan mengarahkan massa tidak hanya dari kalangan lelaki saja, namun juga dari kalangan wanita dan anak-anak.

Aksi tersebut pun akhirnya dilakukan dengan membawa banyak sekali kaum perempuan dan anak-anak. Dengan membawa banyak sekali spanduk yang berisikan aspirasi mereka mengajak semua demonstran yang ada berkeliling Kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati).

Inti dari aspirasi yang mereka sampaikan pada umumnya adalah mengungkapkan ketidak sepakatan mereka atas pemberhentian Yusuf, SH, MH sebagai Kajagung bagian Papua Barat. Para demonstran menyampaikan bahwa mereka menilai jika Kajagung dari perwakilan Papua Barat telah melakukan tugasnya dengan sangat benar.

Dari ancaman yang dilakukan para demonstran yang dikatakan sebelum dilakukan nya aksi tidak sama. Nyatanya demo yang berlangsung dikawasan Kajati berjalan dengan sangat tertib dan tidak ada aksi arak-arakan seperti yang dikatakan di awal sebelum aksi demo dilakukan.

“Kami hanya ingin mengutarakan pendapat kami dengan sikap yang baik, kami tidak akan melakukan aski yang anarkis selagi para pemimpin mendengarkan semua aspirasi dan pendapat yang kami sampaikan.”